36

1274 Kata

“Makasih ya Dap,” ujar Juni setelah dia turun dari motor Daffa. “Sama – sama,” balas Daffa sambil tersenyum. “Ya udah, lo hati – hati ya di jalan,” Juni melambai kan tangan nya ke arah Daffa. “Kenapa gak pergi – pergi?” tanya Juni heran. “Lo masuk duluan nanti gue pergi kalau lo udah di dalam rumah,” “Hah? Kenapa gitu?” “Gak kenapa – kenapa, gue cuma mau mastiin lo udah masuk ke rumah dengan aman,” “Aneh deh lo Daf,” “Kok aneh, kota ini memang gak aman buat perempuan Jun, se – enggak nya walaupun gue gak bisa jaga lo dari deket, gue udah mastiin kalau lo baik – baik aja sebelum gue pulang ke rumah,” “Hm, ya udah,” ujar Juni kaku karena sedang berusaha untuk menyembunyi kan senyuman di wajah nya. “Gue masuk duluan ya,” “Iya,” ujar Daffa sambil mengangguk. Sebelum masuk ke dalam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN