47

1173 Kata

“Dari mana aja lo? Jam segini baru pulang,” ujar Camilla. Perempuan itu sedang duduk di sofa raksasa milik nya dengan segelas anggur merah di tangan. “Udah pulang dia ma?” tanya Yura lalu menatap ke arah Juni penuh emosi. Yura melempar kan tumpukan kain bersih yang belum di setrika ke arah Juni, mata perempuan itu menatap tajam ke arah sang kakak seperti ingin membunuh kakak perempuan nya saat itu juga. “Eh setan! Gara – gara lo, gue jadi terlambat les piano, gue harus nyiapin semua barang – barang gue sendirian sementara lo enak – enakan pergi jalan – jalan sama calon suami gue!” “Calon suami mu?” “Iya! Kenapa sih lo selalu berusaha ngerebut apa yang gue punya?! Dulu semua perhatian papa lo renggut dari gue, dan sekarang lo juga mau ambil Daffa yang udah jelas – jelas udah di jodohi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN