45

1409 Kata

“Kata nya mau ke salon, tapi kok malah jadi ke sini sih?” omel Juni yang sudah sekian lama memendam suara nya. “Lo gak mau bakso?” “Mau sih, tapi gue udah gak sabar—“ ujar Juni sambil berusaha membuka pengait helm milik nya. “Ya udah kalau mau, kita makan dulu,” ujar Daffa memotong perkataan Juni. Tangan Daffa yang sedang tidak ada kegiatan terulur ke arah Juni lalu membantu perempuan itu membuka helm nya. “Terus aja lo potong omongan gue,” “Emang nya lo gak laper? Udah dari tadi loh lo gak ada makan, tadi di kantin juga cuma minum jus, apa – apaan. Lo mau lambung lo sakit?” “Hm, ya udah kita makan dulu,” “Oke, lo mau bakso apa?” “Samain aja,” “Bang bakso urat nya dua ya,” ujar Daffa lalu mengambil bangku mereka di dalam restoran. “Jun,” “Hah?” “Kita belum kenalan loh,” ujar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN