Sudah enam jam sejak Navyla berbicara dengan Kevin mengenai skripsi nya tadi, untung saja hari ini otak di kepala nya dapat di gunakan dengan sangat baik tinggal sedikit lagi hingga skripsi nya kelar dan bisa ia tunjuk kan pada Kevin. Belum sampai beberapa menit Navyla menyimpan laptop nya, tiga orang perempuan berambut pirang masuk ke dalam kamar perempuan itu tanpa mengetuk pintu sedikit pun. “Halo Vivy cantik!!” “Sekarang udah jam tujuh malam! Kita harus siap siap untuk ke acara makan malam tuan Kevin jam delapan nanti, kamu harus cantik dan cepet siap, karena pak Kevin sudah dalam perjalanan kemari, kami bisa di bunuh kalau kamu tidak siap tepat waktu,” “Ah, okey, tapi lain kali tolong ketuk pintu dulu ya sebelum masuk,” ujar Navyla tidak nyaman. Mereka bertiga mengangguk serentak

