46

1377 Kata

Rycca sangat sensitif membuat orang-orang heran dengannya, Devan saja sedikit ngeri dengan istrinya. Terlebih lagi dengan Cheryl yang tidak berani menyahut atau ia dicincang habis oleh mamahnya. "Rycca, ada yang ingin kutanyakan," pinta Azerlia kemudian beranjak dari duduknya, Rycca mengangguk dan menyusul sahabatnya. Devan dan Zidan saling menatap, lalu mengedikkan bahu masing-masing, entahlah, ada yang ingin dibicarakan dan bersifat rahasia oleh dua wanita itu. Cheryl yang melihat mamah dan calon mertuanya pergi, dirinya langsung kegirangan dan duduk di samping Bumi. "Haish, Cheryl. Kamu mau mancing mamah kamu buat marah? Untung kalau papah yang digarangin, bukan kamu," tegur Devan. "Gak usah khawatir, Pah." "Sekarepmu, Nak." Cheryl mendekatkan diri dengan Bumi yang sibuk dengan p

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN