Vant kembali hanya untuk mengambil jaket dan helmnya, lalu dirinya pun pamit ke Ina dan juga keluarga Zidan karena hari ini dia harus menyelesaikan tugas kuliahnya agar ketika dirinya ingin menikah dengan Quinna, beban tugas dari dosen tak menghantui kepala pria tersebut. Perjalanan Vant harus tertunda ketika dia dihadang oleh beberapa orang, dia tahu siapa mereka, wajahnya begitu kental dalam ingatan ketika mengikuti event bersama Bang Kopoy di pertandingan sebelumnya, yah ... penonton yang dia lihat sekilas, mungkin anggota dari orang yang ia lumpuhkan di ring pertarungan. Vant turun dari motornya, meletakkan helm di salah satu spion dan jaketnya di satu spionnya lagi. "Ini orangnya?" Laki-laki dengan baju tanpa lengan tersebut bertanya kepada anggotanya dan mendapatkan anggukan sebag

