27

1088 Kata

"Sampai jumpa, sayang." "Sampai jumpa," balas Lia, kemudian masuk dalam rumahnya, saat ia melangkah, ia terhenti ketika melihat Devan sedang berbicara bersama ibunya. "Ke mana aja, Van? Kenapa baru nongol?" "Sibuk, Tante. Kemarin-kemarin pernah dateng cuman pulang sebelum Tante datang, he he he," jawab Devan. Lia berdehem, dan menyadarkan mereka berdua lalu duduk di samping ibunya. "Devan, sejak kapan di sini?" "Baru saja, Lia. Oh iya, kapan nikahnya?" tanyanya balik, tak sabar melihat pernikahan sahabatnya. "2 minggu lagi, soalnya Zidan ngebet banget mau nikah," jawab Lia dan mengejutkan mereka berdua. "Ha ha ha, pengen punya anak cepet-cepet tuh," tebak Devan dan tepat sekali, Azerlia menggelengkan kepala karena pusing sendiri menghadapi Zidan yang keras kepala. "Ibu masuk dulu,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN