Dua lelaki yang hendak merampok itu berlari kalang kabut. Clarisa menyerang kedua lelaki itu dengan membabi buta dengan helm yang berada di tangannya. Tanpa bisa membalas, kedua lelaki itu kalah telak oleh serangan yang Clarisa berikan. Hos! Hos! Hos! Dada Clarisa bergerak naik turun. Nafasnya memburu hampir saja putus. Netranya menatap pada kedua lelaki yang berlari kalang kabut di ujung jalan, ketakutan. "Mac, kamu baik-baik saja?" Clarisa menarik kasar masker yang ia kenakan. Menghampiri Mac yang masih meringkuk di depan wanita yang duduk, dengan wajah ketakutan. Kekhawatiran terlihat jelas pada wajah Clarisa melihat keadaan Mac. Mac memejamkan matanya, dadanya bergerak naik turun dengan nafas tersengal. Mac mengubah posisi menjadi terlentang, untuk melonggarkan dadanya yang terasa

