Bab 11

1102 Kata

Lelaki bertubuh tinggi besar itu melangkahkankan kakinya menuju ruangan Profesor Danil. Membawa sebuah koper besar yang ada di tangannya. Tanpa mengetuk pintu, lelaki itu memutar gagang pintu ruangan Professor Danil. Lalu masuk. Lelaki yang tengah sibuk dengan tabung reaksi itu menoleh ke arah pintu saat derit pintu terdengar nyaring. Di mana Tuan lelaki berkening lebar dengan rambut belah pinggir itu berjalan ke arahnya. "Kenapa kamu tidak mengatakan jika akan datang ke sini?" seloroh Profesor Danil sekilas melirik padia Tuan Donal yang menjatuhkan tubuhnya duduk pada bangku sofa yang berada di ruangan Profesor Danil. Kemudian mengalihkan tatapannya pada tabung reaksi yang berada di tangannya. "Aku sudah tidak sabar menunggu kabar darimu, Danil. Kenapa kamu bekerja sangat lambat sekali

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN