Bab 61

1026 Kata

Ricard menghempaskan tubuhnya kasar duduk pada bangku sofa yang berada di ruangannya. Wajah lelaki itu terlihat sangat syok sekali, setelah mendapati tubuh sahabat yang bernama Nadia membusuk di kediamannya dengan beberapa luka tusukan pada tubuhnya. Serta mayat ibu Nadia yang tergeletak di lantai dapur rumah dengan kondisi yang mengenakan. Ricard memijat keningnya yang terasa berdenyut, aroma tidak sedap yang ditimbulkan dari kedua mayat yang ditemukan di kediaman Nadia itu membuat perut Ricard seperti terasa diaduk-aduk. Clarisa terduduk lemas, pada ujung bangku Sofa. Entah sudah yang keberapa kalinya gadis itu memuntahkan seluruh isi di dalam perutnya karena aroma tidak sedap yang ditimbulkan oleh mayat yang berada di dalam rumah Nadia. "Aku masih tidak percaya Mac, jika Nadia harus

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN