"Pulau ini merupakan salah satu aset negara. Tapi beberapa tahun kebelakang, pulau ini telah dilelang oleh seorang pengusaha sukses dan menjadi milik pribadi. Pulau ini masih sangat asri sekali, belum ada satupun orang biasa yang menginjakkan kakinya di pulau ini. Hanya ada beberapa orang kaya, mungkin untuk kepentingan membeli pulau ini," jelas seorang lelaki pada profesor Danil yang sedari tadi mengekori. Profesor Danil mengangguk lembut, mengikuti langkah lelaki yang berjalan mendahuluinya. "Kami sudah menyiapkan semua yang Tuan inginkan. Kemungkinan minggu depan pembangunan yang Tuan minta akan segera kami laksanakan," tutur lelaki yang membersamai Profesor Danil. Semua material dan alat-alat pembangunan memang sudah disiapkan di pulau tersebut. "Baguslah, terima kasih!" Profesor Da

