Ricard mengeluarkan sebuah buku yang ia dapatkan dari dalam rumah lelaki tua itu. Mac yang duduk pada bangku kemudi sesekali melirik pada Ricard yang tengah sibuk, lalu mengalihkan tatapannya pada jalanan yang berada di depan kaca mobil. "Apa itu, Rich?" tanya Mac penasaran. Ricard membuka tiap lembar buku bersampul biru yang sudah lusuh di tangannya. Tatapannya membaca deretan aksara yang tertulis pada tiap lembar buku. "Aku mendapatkannya dari dalam kamar lelaki tua itu," sahut Ricard antusias, sekilas ia menoleh ke arah Mac. Kemudian kembali membaca buku catatan bersampul biru yang ada di tangannya. Hanya catatan seorang pria kesepian yang tertulis pada bagaian depan halaman. Seorang pria yang merana setelah ditinggal mati sang pujaan hatinya. Dan hanya buku diary itulah yang menjad

