Mac dan Ricard sesekali melirik ke belakang punggungnya. Pintu rumah dengan halaman luas itu kini sudah tertutup rapat. Setelah pemilik rumah menutup pintunya dengan sangat kasar. "Menurutmu apa yang aneh?" seru Mac memecah keheningan, sekilas menatap ke arah pintu. Lalu mereka kembali melangkahkan kakinya menyusuri jalanan kampung. "Entahlah, tapi temanku yang bekerja di rumah sakit mengatakan jika lelaki yang baru sembuh dari virus itu tinggal di kampung ini juga," ucap Ricard, wajahnya terlihat semakin kebingungan. "Bukankah kamu juga mendengar sendiri, apa yang lelaki tua itu katakan pada kita barusan?" Mac menaikan kedua alisnya, mengingatkan Ricard tentang apa yang baru saja lelaki tua itu katakan kepadanya. "Iya aku tau, tapi ini sangat mustahil sekali Mac. Bagaimana mungkin lel

