Hari-hari dilewati oleh pasangan Shaka-Safa dengan penuh bahagia. Meski kadang ada perdebatan dan seringnya berujung dengan Safa yang ngambek karena sifat keras kepala Shaka tetapi tak membuat romantisme keduanya surut. Justru benih-benih cinta kian mekar di hati keduanya. Tak terasa usia kandungan Safa sudah menginjak delapan bulan. Shaka semakin posesif dan sangat menjaga dua orang terkasihnya. Safa sendiri meski awalnya sedikit sedih karena gosip bahwa dia hamil duluan sudah tersebar, lambat laun bisa menerima gunjingan orang-orang. "Kamu mau sedih pun, memang faktanya begitu Sayang. Dan aku gak menampik kalau aku pun merasa sedih karena menjadi lelaki b***t yang menghancurkan kamu. Tapi ... dibalik itu semua aku bersyukur wanita itu kamu. Wanita yang langsung bikin aku jatuh cin

