Suasana penuh haru, serta kebahagiaan. Selesai bercinta, Irwan mengajak Andrea pulang ke Apartement karena masih merasa kangen. "Sayang, kita ke Apartement yuk. Mas, masih kangen Sayang." "Tapi, ini pekerjaan belum selesai Sayang." "Gampang itu, tinggal nanti Mas bilang sama Tivani, kasih dia bonus gaji." "Iya, tapikan Mas kasihan Tivani juga kalau terus kayak gitu." "Udah, pokoknya nurut sama Mas. Kali ini, Mas janji yang terakhir Sayang." "Janji ya, yang terakhir kasihan Tivani." "Iya Sayang, Mas janji." "Yaudah, aku bersiap dulu." Saat itu keduanya, masih dalam keadaan tanpa busana. Saat Andrea hendak beranjak dari Sofa, Irwan menahannya dan kembali memagut bibir Andrea dengan begitu liyar, serta bermain jari di d**a Andrea, yang membuat Andrea kembali pasrah dikung-kung Irwan

