Bulan Madu, Yang Tertunda.

1202 Kata

Dua hari sudah, Andrea dan Irwan telah resmi menjadi pasangan suami-istri. Kini mereka sedang bersiap, hendak berangkat berbulan madu. Ketika Andrea mematut diri didepan meja rias, Irwan mengatakan sesuatu padanya. "Sayang, sebelum berangkat gimana kalau buka alat kontrasepsi dulu punya kamu itu?" "Memangnya, kita mau berangkat jam berapa Mas?" "Gampang, diatur itu ada Riki yang ngatur. Yang penting kita ke Dokter kandungan dulu, baru setelah itu kita berangkat." "Oke, kalau gitu aku ngikut kamu Mas.Oi'yah Mas, anak-anak jadi mau dibawa Mamah kesana?" "Iya Sayang jadi, nanti siang katanya mau jemput kesini." "Terus, kita gak pamitan dulu sama Mamah dan Papah Mas?" "Gausah Sayang gapapa, mereka juga bakal ngerti. Malah mereka yang maksa, buat kita bulan madu, biar cucu yang deketnya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN