# Antares Pov. Aku baru tiba di rumah setelah tarawih dan aku melihat Tsabina baru pulang dengan taksi, aku menautkan alis karena Tsabina pulang cukup malam. Aku hendak menghampirinya, namun ku dengar suara bisik-bisik tetangga yang melintasi kami. Banyak yang melintas karena baru selesai tarawih. Tsabina tersenyum menatapku, aku pun segera menghampirinya dan merangkul bahunya, kami masuk ke rumah, Deris menyusul di belakang kami. Aku mendudukkan Tsabina di ruang tengah dan aku duduk di kursi kebesaranku, aku menatap Tsabina, karena aku tak habis pikir ia bukber bersama teman kantornya sampai jam begini. “Sebelum marah, akan aku jelaskan,” kata Tsabina. “Jelaskan saja, apa yang mau kamu jelaskan? Sudah hampir jam 9 malam, kamu darimana saja?” Aku bersedekap. “Tadi itu kami lagi bukbe

