Jasmine tetap Istriku!

853 Kata

"Errghh!" Lamunan Reiner buyar ketika mendengar Jasmine melenguh. "Jasmine. Kamu sudah bangun, hm?" Reiner menepuk-nepuk lembut pipi Jasmine. "Bangun ya, aku tidak akan tenang sebelum kamu bangun.” Perlahan-lahan kelopak mata Jasmine terbuka. Tidak butuh waktu lama bagi Jasmine untuk mengenali ruangan ini. Dia sedang di rumah sakit. "Perutku?" lirih Jasmine sembari meraba-raba perutnya. Jasmine akhirnya bernapas dengan lega saat perutnya terasa masih besar. "Mereka tidak apa-apa, Jasmine. Dokter bilang pendarahannya tidak serius. Kamu cukup istirahat saja." Jasmine mengelus-elus perutnya sembari mengucap syukur dalam hati. Dia lantas memalingkan wajahnya dari Reiner ke arah lain, dan menarik tangannya yang entah sejak kapan Reiner genggam. "Aku masih ngantuk," kilah Jasmine sambil m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN