Bagi Zean, Abimanyu tidak lebih dari sekadar pembuat onar yang kerap kali menjadi malapetaka di dalam hidupnya. Namun, bagi Ziona berbeda. Abimanyu adalah ayah terbaik yang dia punya, gadis kecil yang agaknya akan mencari MUA handal di masa depan itu benar-benar merasakan kasih sayang sang papa sepenuhnya. Seorang Abimanyu yang dulunya bahkan paling risih begitu Haura paksa menggunakan pelembab bibir, kini tidak keberatan sewaktu putrinya mengoleskan pewarna bibir merah merona di bibirnya. "Sudah selesai belum, Ziona?" "Beyum, Pa," sahut Ziona sembari tetap fokus merias wajah sang papa secantik yang dia bisa. Selesai dengan bibir, Ziona beralih merias area mata dengan lipstik warna merah muda yang sudah dia siapkan sebelumnya. Sudah tentu semua peralatan itu dia curi dari tas kecil Ma

