"Ti-tidak, Mas tidak bilang apa-apa." Abimanyu gelagapan, tak dia duga bahwa ucapan asal ceplosnya ternyata terdengar jelas oleh sang istri. Padahal, sebelum mengatakan itu Abimanyu yakin betul bahwa Maura sudah berlalu pergi, tapi kenapa telinganya bisa setajam itu? Sungguh mengejutkan bukan? "Jangan bohong, aku dengar kok, Mas!!" "Kamu salah dengar, Mas tidak bilang apa-apa." Abimanyu menggaruk kepalanya yang tak gatal. Bukan berarti takut istri, tapi memang sadar salah dan yang dia ucapkan barusan cukup berisiko menciptakan petaka. Sungguh Abimanyu lupa bahwa Maura adalah wanita super sensitif yang paling tidak suka tentang hal yang menjurus ke arah perselingkuhan, apapun bentuknya. "Dengar ya, Mas, berani kamu selingkuh jangan harap bisa bahagia." "Si-siapa yang mau selingkuh?"

