Chapter 8

3060 Kata

Aku memandangi ruang kelasku dengan tatapan berbinar-binar. Setelah akhirnya aku menempuh pendidikan di bangku sekolah dasar selama enam tahun, memakai seragam merah-putih, aku akhirnya bisa memakai seragam putih-biru dan memulai pendidikanku di bangku sekolah menengah. Rasanya sulit dipercaya, karena mulai sekarang, aku sudah tidak disebut anak-anak lagi. Yah... meskipun umurku masih tiga belas tahun, tapi setidaknya, aku tidak perlu mendengar ocehan-ocehan dari orang-orang yang selalu meremehkanku.             Aku mencari sebuah kursi kosong dan menemukannya di tengah ruangan. Tempat yang cukup strategis. Aku melangkah penuh semangat ke arah kursi tersebut dan terbelalak, ketika tiba-tiba, sebuah tangan yang lumayan besar menyentuh tanganku. Aku terkejut dan langsung menarik tanganku.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN