Bi Anti harus membujuk Zana karena gadis itu sama sekali tidak mau membukakan pintu saat Dokter Fia datang. Tapi akhirnya Zana menyerah saat Bi Anti bilang kalau ia akan memanggil Brama. Seperti dugaannya sendiri, Zana tidak apa-apa. Rambutnya yang lebih sehat dari punya Dira tidak serontok gadis itu. Dokter Fia juga memeriksa pipinya, telinganya, rongga mulutnya, dan luka di bibirnya. Zana bilang ia masih punya salep luka. Jadi Dokter Fia memintanya memakai salep itu lagi. Dokter Fia juga mengatakan hal yang sama saat Brama menunggunya di rumah utama. Zana tidak apa-apa dan hanya perlu merawat memar dan luka bibirnya. Brama mengangguk berterima kasih dan membiarkan Dokter Fia pergi. Brama baru bisa bebas saat Dira sudah tidur, setelah berdrama tidak mau ditinggalkan Brama. Karena keja

