Maaf Terlambat

1278 Kata

Aku menarik nafas dalam-dalam, membuangnya perlahan. "Tante... Rayhan... Hana ingin mengatakan hal penting yang tak pernah bisa Hana katakan pada tante dan Rayhan selama hidup kalian." "Maaf... selama ini Hana telah berbohong, tentang siapa Hana, tentang bagaimana hidup Hana di masa lalu. Hana benar-benar minta maaf. Hana bukanlah anak yatim-piatu, walau sekarang, ceritanya berbeda, Hana benar-benar telah menjadi yatim piatu." Aku menundukkan pandangan, merasa sangat bersalah. "Hana tidak tinggal bersama nenek Hana, juga tidak ada nenek yang meninggal, atau bahkan kontrakan yang sudah masuk tunggakan. Tidak ada sama sekali." Aku tau suaraku sudah terdengar serak, aku berusaha penuh untuk menahan air mataku agar tidak terjatuh. Aku tidak mau menangis lagi untuk saat ini, aku tidak mau me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN