No Rules “Me too, my favorite half British boy.” Giandra tersenyum hangat, mengusap punggung si iris cokelat gelap, dan perlahan membuka pengait bra Galvin. Terciptalah pemandangan baru yang lebih indah. Jemari Giandra menelusuri dua bagian kenyal yang baru terbuka itu. Meremas pelan, membuahkan lenguhan tertahan yang seksi dalam sudut pandang Giandra. “Now you got me fixed on your body, Vanilla.” “I love the way you calling me Vanilla.” Lagi, senyum hangat itu terbit di wajah Giandra. Lelaki itu masih memainkan gundukan kembar milik Galvin, saat Galvin kembali menyatukan bibir. Kali ini, keduanya sungguh sudah terbakar. Perlahan Giandra mengangkat tubuh Galvin, membaringkan tubuh wanita yang hanya berbalut celana dalam berwana nude itu ke atas sofa. Ia menindih Galvin, menghujani kes

