Happy reading **** Echa menatap dirinya di depan cermin, ia bingung mau mengurainya atau menguncirnya. Ia mengambil karet rambut dan menguncir rambutnya agar ia tidak terganggu saat melukis. Ia berdiri sedang menunggu taxi di depan rumahnya. Taxi yang ia tunggu pun datang, Echa bergegas naik ke taxi. Setelah 20 menit ia pun sampai di studio lukisan miliknya ya sudah di penuhi dengan pengunjung yang datang. Langkah Echa terhenti saat seorang wanita berpakaian rapi menghampiri nya. "Ini bu saya mau ngasih tau, klo tadi ada clien yang tertarik dengan lukisan-lukisan kita. Dia berminat ingin membuat lukisan foto pernikahannya." jelas wanita itu. Ia adalah asisten Echa di studio, ia yang mengelola studio jika Echa tidak berada di tempat. "Oh bagus kalo gitu, kapan?" tanya Echa

