Parte Fourty - Three

1490 Kata

Jujur saja pikiran Tirta bercabang dan tidak pada tempatnya. Sejenak dia memikirkan Casya, dia belum jujur siapa dirinya dan keadaannya. Andai dia jujur mampukah Casya menerima semua ini? Dia tidak tahu harus bercerita pada siapa. Sean, Arga, Bayu? Keyhan? Satu pun di antara mereka tidak ada yang tahu bagaimana keadaan Tirta kembali dari London. Ah, menghela napas lelah Tirta memikirkan semua yang terjadi. Anaknya Mike sedang dirawat. Ternyata Mike, menderita demam berdarah dan tadi siang harus dilakukan perawatan dan langsung dilarikan kembali ke rumah sakit. Lama Tirta menunggu di ruang tunggu sampai dokter keluar karena tadi anaknya sempat kejang-kejang kata bibi Marie. Panik sudah pasti, menjadi jalan terakhir Tirta dengan mengebut mengendarai mobilnya. "Ini Tuan, anda harus minum

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN