Teka-teki

2006 Kata

Raka melirik Geovan dengan pandangan kesal. "Ya, aku memang sedang berpikir demikian. Kalau kalian manusia, kalian pasti paham bagaimana perasaanku saat ini." Chima mengusap bahu Raka, dan lagi-lagi pemuda itu seolah berjengit kaget padahal ia tahu bahwa Chima berada di sampingnya. Rasa dingin dari sentuhan Chima benar-benar tidak bisa ia biasakan setelah Raka tahu siapa mereka yang sebenarnya. Berkali-kali pun Chima menyentuh Raka, rasa dingin menyengat seperti bongkahan es batu yang disentuhkan pada kulitnya tidak pernah terasa terbiasa. Selalu ada efek kejut pada tubuh Raka yang tidak bisa ia kendalikan. "Apakah murid-murid sekolah ini masih ketakutan padamu?" Tanya Chima. Raka terkekeh. "Sesekali kalian harus berjalan denganku dan lihat bagaimana murid-murid sekolah ini memandangk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN