Nadia mulai bosan membaca novelnya, pukul 11 siang Nadia keluar dari kamar dia berdiri di depan dapur Rio yang melihatnya menghampiri Nadia. "Ada yang kamu butuhin Nad?" tanya Rio. "Hmm engga," jawab Nadia dengan ragu sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal. "Kenapa?" tanya Rio lagi yang melihat ada keraguan dalam diri Nadia. "Aku juga engga tau tapi rasanya pengen masak pecak panggang buat dia," ujar Nadia dengan menundukan kepalanya. "Buat David maksudnya?" tanya Rio dengan mengulum senyumnya yang dijawab anggukan dengan bibir yang dimajukan oleh Nadia. "Bawaan bayi mungkin, yaudah kamu masak gih aku panggil pelayan buat bantuin kamu ya," gumam Rio yang lalu memanggil salah satu pelayan untuk mengawasi dan membantu Nadia. Riopun berdiri di dapur untuk ikut mengawasi Nadia. Pertam

