Kilas Balik 2

1110 Kata

Saat mata Jingga terbuka. Hal pertama yang dirasakan adalah pusing dengan denyutan di kepalanya. Serta aroma obat yang begitu pekat menerpa indra penciumannya. "Nona sudah bangun?" ucap Septi seraya mendekati Jingga. Dahi Jingga mengernyit. Memperhatikan Septi yang mendekatinya. "Siapa kamu?" Septi mengulas senyum dan duduk di kursi yang ada di samping ranjang Jingga. "Saya Septi, Nona. Putrinya bik Esih. Sekaligus orang yang ditugaskan untuk menjaga nona di sini." "Ma-maksud kamu?" "Mmhh, begini saja. Saya hubungi tuan Senja saja. Biar beliau yang akan memberi tahu siapa dan apa pekerjaan saya." Septi ke kembali ke sofa. Meraih ponselnya dan langsung menghubungi Senja. Gadis itu mengabarkan Jingga telah sadar dan kebingungan dengan apa yang terjadi saat ini. Dari kejauhan, J

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN