11. Bandara

1907 Kata

Prang. Lovely terperanjat tatkala Delta membantingkan gelas kaca bekas ia minum ke lantai hingga pecahannya berserakan ke mana-mana . Saat ini lelaki itu tengah berada di ambang emosi. Tidak ada yang mampu menahan dirinya untuk marah, termasuk tunangannya sendiri. Mungkin Lovely bisa saja menenangkannya, tapi gadis itu tidak melakukannya sama sekali. Alasannya hanya satu, Lovely ingin membiarkan kekasihnya untuk mengeluarkan kekesalannya supaya bisa tenang kembali setelah semuanya ia luapkan.  "Kenapa Tuhan malah mengirim perempuan sialan itu di saat keluarga aku sedang baik-baik aja, hah? Kenapa Tuhan gak membiarkan aja perempuan itu hidup terombang ambing tanpa tahu keluarganya ada di sini. Demi Tuhan, Lov ... aku gak suka sama kehadiran perempuan itu. Gara-gara dia ada, hubungan mami

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN