Chapter 78

1044 Kata

Angel akhirnya tidak jadi mengambil minum, dia kembali lagi ke kamarnya karna kepalanya semakin terasa sakit. Dan Angel juga merasa kesal pada adiknya, karna laki-laki itu telah mengulur waktunya untuk ke dapur padahal jika Rama tidak mengajaknya bicara mungkin dia sudah minum. "Dasar Rama. Selalu saja membuatku kesal." Gerutu Angel. Dia akhirnya naik ke atas tempat tidurnya, kemudian merebahkan badannya. Tok Tok Tok Tanpa ada sahutan dari dalam, orang yang mengetuk pintu itu langsung membuka pintu kamar Angel. "Kak," panggil Rama. Angel tidak menyahuti panggilan adiknya, karna dia masih merasa kesal. "Maaf." Ujar Rama. "Ini minum untuk kakak. Tadi kan kak Angel bilang mau ambil minum kan, tapi tidak jadi." Laki-laki itu meletakkan gelas yang di bawanya. Dia benar-benar mer

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN