KELAINAN SEKSUAL?

817 Kata
Dina melangkah kan kaki nya perlahan lahan menyusuri pelan ruangan rumah Noah. Wanita itu terbangun dari tidur nya di jam 2 dini hari dan tak bisa lagi memejam kan mata kemudian memutuskan untuk menyusuri rumah lelaki tampan Black ini untuk mencari letak kamar Noah. Langkah pelan wanita itu akhir nya sampai di ujung ruangan yang seperti nya pintu kamar tuan Black karena dari tampilan pintu nya saja serasa sudah berbeda menurut Dina. Dengan lancang nya Dina membuka pintu kamar tersebut dengan pelan takut membangun kan pemilik kamar entah ada orang atau tidak di dalam, namun saat masuk ke dalam kamar yang dilihat Dina hanya nya ranjang yang kosong tapi seperti nya memang di tempati karena terlihat seprai yang seperti sudah di tempati, suasana ruangan ini sangat maskulin didominasi warna hitam. "seperti nya aku masuk ke kamar yang benar" gumam Dina namun dia tak menemukan keberadaan Noah. Dina berjalan memasuki walk in closet yang terletak di area sebelah kiri dan memperhatikan satu persatu barang barang disana, lemari jas penuh dengan nuansa hitam dan abu berjejer pula etalase jam jam mahal dan dasi dasi yang juga dipenuhi nuansa gelap. Seperti nya lelaki itu hanya punya baju dan barang barang berwarna gelap saja, Dina menatap pantulan diri nya di kaca besar dalam ruangan itu tampak diri nya yang memakai baju kebesaran milik Noah berwarna abu abu. 'laki laki kelam' batin Dina geli Wanita cantik itu meneruskan langkah nya masih sambil memperhatikan barang barang Noah yang sudah pasti semua nya barang branded, sepatu sepatu yang terpajang rapi dan lagi lagi di d******i warna gelap. "untuk apa dia mengoleksi banyak sepatu kalau semua warna nya gelap? seperti tidak berganti sepatu saja" Dina mendengus geli dan tatapan nya tertuju pada pintu disamping rak sepatu mahal Noah, pintu itu hampir tak terlihat karena warna nya yang menyaru dengan dinding membuat Dina penasaran. 'apakah masih ada walk in closet tersembunyi?' batin nya penasaran. Dengan tak tahu malu nya Dina segera menghampiri pintu dan membuka nya perlahan, jika Noah mengetahui Dina menjelajahi isi kamar nya mungkin lelaki itu akan marah tapi Dina tak peduli yang penting rasa penasaran nya terbayarkan. "oh my god" Dina terkesiap saat mata nya menangkap isi dari ruangan yang dibuka nya, wanita itu sempat tertegun sesaat. Di hadapan nya terlihat lemari dan pajangan yang berisi berbagai macam cambuk, tali pengikat, borgol dan alat alat aneh lain nya. Dina menoleh ke arah kiri nya dan melihat sebuah ranjang yang seperti sudah di modifikasi untuk tempat menaruh borgol dan pengikat lain nya membuat nya makin terkesiap dan makin penasaran. Disisi kanan nya terdapat kursi yang mirip dengan kursi obgyn Jovan tetapi kursi ini juga dilengkapi dengan tempat untuk menaruh borgol dan kawan kawan nya. Dina melangkah pelan mendekati lemari dihadapan nya dan menyentuh satu persatu barang barang disana, di dalam lemari itu juga terdapat sesuatu barang berbentuk seperti bola bola kecil yang berentetan membuat Dina penasaran untuk apa alat di tangan nya ini. "seperti nya ada seseorang yang lancang memasuki ruangan pribadi ku" suara seorang lelaki membuat Dina sedikit terkesiap, tampak Noah yang berdiri hanya menggunakan handuk dan tampak rambut nya basah baru keluar dari kamar mandi dalam ruangan aneh ini. Lelaki itu ternyata baru selesai mandi. "Noah" sapa Dina sambil tersenyum setelah dengan cepat menenangkan diri nya. "b**m?" tanya Dina pelan menatap wajah lelaki itu ingin melihat reaksi nya namun hanya wajah datar tanpa ekspresi yang ada di mata Dina. Noah tersenyum dan mendekati Dina perlahan membuat d**a Dina sedikit bergemuruh, ada hasrat yang sedikit demi sedikit muncul melihat tubuh seksi Noah dihadapan nya. "yes" jawab Noah singkat saat sudah tiba dihadapan Dina, harum segar menguar dari tubuh Noah yang sempurna bak dewa yunani membuat hasrat Dina makin membara ingin rasa nya jari jari lentik wanita itu menelusuri d**a bidang dihadapan nya, perut six pack lelaki itu pun menggoda untuk di sentuh. "Dominan? Submisif?" Dina bertanya pelan dan Noah mendekat kan wajah nya kearah wanita cantik yang kini sedang menatap nya dengan penasaran. Mata hitam kelam wanita ini terasa menyisih Noah yang tanpa sadar makin merapatkan wajah mereka, bibir seksi lelaki itu hampir saja menempel dengan bibir menggoda wanita cantik ini. "Switch" jawab Noah singkat dan mengecup bibir Dina tanpa permisi. "wanna try?" Tawaran Noah makin membuat hasrat Dina bergejolak dan rasa tak tertahankan untuk mencoba pengalaman baru, selama ini dia hanya berfantasi sedikit dengan meminta pasangan s*x nya untuk sekedar mengikat nya dengan dasi. Dan kini diruangan yang penuh dengan peralatan s*x menggoda membuat birahi Dina yang memang liar ini makin bergejolak. Wanita cantik itu mundur beberapa langkah dari hadapan Noah membuat Noah sedikit kecewa karena seperti nya akan ditolak namun tak disangka nya Dina malah membuka baju kaos yang kebesaran di tubuh nya itu dan lebih mengejutkan lagi bagi Noah ternyata wanita itu tidak menggunakan apa apa di dalam baju kaos nya membuat Noah tertegun sebentar menatap tubuh polos dan seksi yang sangan menggoda di hadapan nya. "ayo" ajak Dina ***
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN