Cherly membuka matanya perlahan, senyum ceria dari bibirnya kembali terpancar dari bibirnya. Kini harinya akan menyenangkan jika ada Jhosua di sampingnya. Cowok yang selama ini menyukainya secara diam-diam, kadang Cherly berpikir jika ia sangat bodoh. Karena tidak peka pada semua perhatian yang Jhosua berikan. Setelah semalam ia merasa kesal karena seluruh keluarganya mengatakan sibuk, dan beberapa menit kemudia Joshua menelpon dirinya dan menghiburnya yang sedang merasa begitu sedih karena nasibnya. Dan karena itulah, kini Cherly merasa jika harinya terasa lebih menyenangkan mengingat bagaimana semalam Joshua menemani dirinya tidur dari panggilan telephon. Setelah nyawanya terkumpul semua, Cherly segera pergi ke kamar mandi. Ia akan pergi bersama dengan pacarnya, jadi harus selesai lebih

