38

1097 Kata

"Sakit." Cherly memukul dadanya kuat, membuat Vincent langsung memeluknya erat. Mengelus belakang kepala Cherly dengan pelan, agar gadis itu merasa nyaman dalam dekapannya. Perasaan apa ini? Kenapa rasanya sakit saat Cherly nangis? Batin Vincent, ia terus mengeratkan pelukannya pada Cherly. Dadanya ikut sesak melihat gadis dalam pelukannya masih belum tenang. "Dua hari lalu, sebelum kita janjian buat pergi ke pasar malam. Gue udah ajak dia, tapi dia bilang nggak bisa, karena mau bantuin Papanya di kantor. Hiks hiks tapi kenapa malam ini dia malah pergi sama cewek lain?" isak Cherly, ia meremas lengan baju Vincent. "Dia bahkan nggak ngejar gue, dia lebih memilih cewek itu dibandingkan gue." Vincent hanya mendengar apa yang Cherly katakan, karena ia tau tidak jika bukan kewenangannya unt

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN