44

1783 Kata

Tiga hari berlalu, kini Charly kembali sibuk dengan kegiatannya seperti biasa. Iya juga sudah mulai kembali seperti dulu yang penuh dengan keceriaan di manapun dia berada. Sama seperti sekarang ini ia tengah tertawa lepas dengan teman-temannya di lapangan, karena melihat Ciko yang terkena lemparan bola voli oleh Devan. "Sialan bukannya ditolongin malah diketawain," Tengku Ciko dengan wajah kesal. Cherly dan Aina semakin tertawa melihat wajah Chiko yang begitu lucu saat marah. Wajah keduanya sampai memerah karena terlalu banyak tertawa. Bukan hanya Cherly dan Alina saja yang tertawa, tapi teman-temannya yang lain pun juga tertawa melihat Ciko yang terkenal lemparan bola oleh Devan. Karena tidak ada yang membantu akhirnya Ciko beranjak dan melempar bola voli kepada teman-temannya. "Wei,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN