34

1787 Kata

Minggu pagi ini sangat dingin, Cherly keluar dari rumah sendiri dengan tongkat. Tadinya ia tidak di izinkan untuk keluar, namun dengan sedikit memaksa kedua orang tuanya akhirnya bisa keluar. Semalam Joshua menghubungi dirinya dan meminta untuk bertemu. Tentu hal ini membuat Cherly sangat senang, ia pun langsung mengiyakan. Disinilah sekarang, ia tengah duduk di salah satu kursi panjang yang ada di taman dekat rumahnya. Tangannya di genggaman dengan erat oleh Joshua, seakan ia tak mau melepaskan Cherly. "Maaf ya, aku nggak bisa nemenin kamu selama sakit. Akhir-akhir ini aku sangat sibuk, sampai nggak sempet memberikan kabar sama kamu." ucap Joshua penuh sesal. Cherly tersenyum, menatap wajah pacarnya yang terlihat bersalah. Tangannya terulur pada pipi kanan Joshua. "Nggak apa-apa, lagi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN