30

1727 Kata

Cherly mendengus kesal, ia pikir Vincent tidak akan menjemput dirinya. Namun, cowok dingin itu malah sudah duduk manis di ruang tamu. Padahal semalam ia sudah berdoa sangat lama agar Vincent tidak datang, tapi ternyata tetap saja dia datang dan sudah duduk manis di sana. "Cherly, sarapan dulu sayang." panggil sang ibu. Dengan berat hati ia pergi ke meja makan, suasana kali ini sangat berbeda dari biasanya. Cherly lebih banyak diam dan tak sedikitpun berminat untuk menanggapi candaan keluarganya. Rasa kecewa dan marah masih sangat ia rasakan sejak semalam. "Cher, makan yang bener." peringat Vincent. Dia ikut sarapan dengan keluarga Cherly, dan duduk tepat di samping gadis itu. Tanpa memperdulikan perkara Vincent, Cherly memilih untuk kembali memakan sarapannya dengan cepat. Rasanya sang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN