Sudah satu bulan lamanya, kini Cherly sudah terbiasa dengan perhatian yang diberikan oleh kedua orang tuanya. Walaupun sebelumnya selalu menolak dan tidak terlalu peduli, namun sekarang ia mulai akrab dan dekat dengan keluarganya. Tapi tidak dengan Vincent, karena Cherly sangat membatasi dirinya dengan lawan jenis. kecuali, Devan dan teman-temannya yang lain, karena mereka sudah akrab sejak Cherly masih ada di rumah sakit. Cherly sudah mulai pergi keluar rumah sendiri, sekarang ia menjadi gadis mandiri yang sangat tangguh. Langkah kakinya terhenti saat mendengar suara bayi tengah menangis dengan kencang. Niatnya untuk pergi ke meja VVIP disalah satu restoran yang sudah di pesan ia urungkan. Terlihat seorang laki-laki tengah berusaha menenangkan bayi seorang diri. Merasa kasihan, akhirnya

