Cherly bangun saat mendengar alarm jam 06.00 pada ponselnya. Ia segera meraih ponsel itu dan mematikan alarm, lalu segera beranjak dari atas tempat tidur. Kakinya menyentuh lantai yang terasa dingin setelah melewati karpet di sekitar ranjang. Ia berjalan ke arah jendela kamarnya lalu membuka jendela itu dengan lebar. Angin pagi langsung mendapat wajah putih Cherly yang kini terlihat menutup mata menikmati segarnya udara di pagi hari. Hidup di ibukota tentu saja membuat polusi udara sangat buruk, kadang meskipun pagi hari tidak terasa sejuk seperti sekarang ini. "Sejuknya udara di pagi hari, tapi masih terlalu ada banyak polusi." Gumamnya pelan, ia melihat sekeliling tempat sekitar rumahnya yang terdapat begitu banyak tanaman hijau. Lalu melihat di sekitar balkon kamarnya yang kosong sep

