BAB 36

1854 Kata

“Mana cincin lamarannya?” tanya wanita itu sambil menyuap salad. Rega menatap Devina dengan kening berkerut, tidak memahami maksudnya. Melihat hal itu, Devina langsung mengulang pertanyaannya tadi.                 “Kamu tadi melamar tapi tidak memberikan ku cincin. Lamaran macam apa itu?” Pria di depannya terkekeh melihat wajah masam gadisnya ini,                 “Jadi kamu ingin aku memberimu cincin? Hmm?” Ia tersenyum kecil, “Bilang dong kalau mau cincin lamaran. Nanti aku siapkan.” Devina menunjukkan raut wajah sebal, “Sudahlah, lupakan.” katanya lalu meminum jus timun yang terlihat menyegarkan. Rega menggelengkan kepala merasa gemas dengan tingkah wanita ini. Ia mengulurkan tangan untuk mengacak rambut depan kekasihnya itu. Yang diacak rambutnya merengut karena tatanannya kini

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN