BAB 32

1575 Kata

“Seharusnya Om datang untuk menemuimu dulu. Maaf karena saya terlambat.”      Indra mengucapkan kata-kata itu dengan rasa penuh sesal. Tidak menyangka bahwa apa yang dilakukannya dulu telah memberi luka pada seorang yang tidak bersalah apa pun. Sudah dua hari sejak pertengkarannya dengan Rega, pria paruh baya itu berusaha mencari waktu yang pas untuk bisa bertemu dengan Devina. Sekaligus memikirkan apa yang pernah dilakukannya dulu sehingga putranya murka seperti itu. Indra tidak mengingat apa pun yang menyangkut dirinya dengan Devina di masa lalu, selain fakta bahwa wanita itu adalah putri Angela. Awalnya dia meminta asistennya untuk membantu mengatur pertemuan dengan perempuan ini. Tapi dia teringat bahwa adiknya telah menjadi ayah angkat wanita ini, sehingga dia akhirnya menghubungi Ro

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN