Lelaki itu menatap sekeliling dan pandangannya nanar. Malam itu Indra tengah berdiri di balkon kamarnya. Mengamati pemandangan malam yang disuguhkan kota itu, hamparan lampu warna-warni yang menghias di bawah sana tampak terlihat memukau. Namun fokus Indra tidak pada pemandangan itu melainkan ke cerita lalu yang masih terpatri jelas di dalam kepalanya. Entah kenapa setelah sekian tahun dan mencoba menerima kenyataan, dirinya masih belum bisa memaafkan perbuatan adiknya. Rasanya masih seperti mimpi dengan tindakan Roni yang telah mengkhianatinya. Terlebih setelah semua usaha yang dia lakukan untuk menyelamatkan nyawa lelaki itu. Dan dengan tega dibalas dengan kejahatan. Ingatan Indra kembali ke beberapa tahun silam setelah perkelahiannya dengan Roni. Waktu itu seminggu setelah pengakua

