Khazayn membuka matanya perlahan. Tubuhnya terasa remuk. Rasa sakit ditubuhnya tak juga hilang bahkan sampai dia membuka matanya. Sejenak, Khazayn merasa linglung sebab berada ditempat asing. Dia berada di sebuah gubuk yang bahkan tak layak disebut sebagai tempat tinggal. Dimana aku? Apa yang terjadi? Segala macam pertanyaan muncul dikepalanya. "Kau sudah bangun, anak muda." Sosok pria tua dengan rambut dan jenggot yang telah memutih. Sepadan dengan jubah keperakkan yang dia kenakan itu menyapanya. Dia memberikan sebuah ramuan untuk Khazayn. "Siapa kau?" Khazayn menatapnya penuh selidik. Merasa asing dengan kakek tua yang bahkan tak pernah sekalipun dia jumpai. "Minumlah dulu ramuan ini." Saat Kakek tua itu mendekatkan ramuannya, khazayn segera menepisnya. "Aku tidak mengenalmu

