BAGIAN 34

1617 Kata

"Apa-apaan kamu, Mi! Kamu orang luar, jadi jangan sok ikut campur masalah keluargaku. Paham?!" Lala begitu kalap. Kedua matanya memerah menahan amarah. "Diam kamu, La. Biarkan Arumi memutar videonya!" Aku tak mau kalah, berusaha melindungi Arumi dengan caraku. Dia menepis kasar handphone Arumi yang masih memperlihatkan video Lala dengan laki-laki itu saat di cafe. Terdengar jelas di telinga ancaman laki-laki itu yang ingin merasakan kembali malam pertama dengan Lala jika tak ingin karirnya hancur. Bahkan laki-laki dalam video itu pun sudah tahu jika Lala telah menikah siri dengan Mas Amran. "Ayolah, Sayang. Kita nikmati malam itu kembali. Bukankah sekarang kamu sudah sah menjadi istrinya? Tak masalah bukan jika aku menginginkan jatahnya sewaktu-waktu? Aku rindu, La. Aku sangat merind

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN