36. Bertindak Cepat

1915 Kata

Kaivan masih berusaha untuk mendekati Litani. Dia kembali mengunjungi Litani. Kali ini dia terlebih dulu mengirim orang kepercayaannya untuk mengintai keberadaan Rafel di sana. Setelah orang kepercayaannya tersebut memastikan bahwa Rafel sedang tidak berada di rumah sakit, barulah Kaivan mengunjungi Litani. Saat memasuki kamar rawat inap, Kaivan menemukan Litani sedang tertidur nyenyak. Berjalan mengendap dia mendekati ranjang. Lama Kaivan memandangi wajah tenang Litani. Beberapa saat kemudian Kaivan tidak bisa menahan keinginannya untuk mengecup kening dan hidung mancung Litani, satu-satunya wajah Litani yang tidak tertutup perban. Ketika dia sedang menunduk mendekatkan wajahnya ke wajah Litani, tiba-tiba gadis itu mengerutkan kening. Tidurnya seperti gelisah. Kaivan menegakkan kembal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN