38. Cinta Pertama?

1450 Kata

Pak Wira memarkir mobil di belakang kediaman Kusworo. Sebelum keluar dari mobil pria itu memperingatkan Rafel agar tidak meninggalkan mobil sebelum dirinya kembali. Tak banyak berkomentar Rafel hanya merespon dalam sebuah anggukan kepala. “Nanti jangan banyak bicara dengannya. Setelah mengucapkan rasa berduka cita kamu minta padanya untuk keluar dari dalam mobil secepatnya agar tidak ada yang mencurigai keberadaan kamu di rumah ini,” ujar Pak Wira lalu berlari kecil meninggalkan mobil. Dia berjalan cepat menuju pintu pintu utama layaknya tamu yang datang untuk menyampaikan rasa belasungkawa mereka. Hal pertama yang dilakukan oleh Pak Wira adalah menyampaikan rasa belasungkawa pada pihak keluarga yang diwakilkan oleh Kaivan. Ketika keduanya saling berhadapan Kaivan melempar tatapan penu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN