Bab 34-Keguguran

1190 Kata

"Saya, Non. Saya yang selalu peduli sama, Non. Saya mencintai Non." Sayangnya itu hanya bisa Abi ucapkan dalam hati. Mana mungkin Abi berani mengungkapkan rasa cintanya pada Inara? Bisa-bisa Inara marah dan menganggapnya tidak tahu diri. "Bi, kenapa kamu diam?" Pertanyaan Inara membuyarkan lamunan Abi. "Maksud saya, Abah dan Umi, Non. Mereka sangat peduli dan mencintai Non, bahkan saat ini keadaan Umi sedang drop karena mendengar Non sedang kritis. Sekarang Abah sedang menjaga beliau di kamar sebelah." "Apa? Umi drop?" Inara terkejut. Pantas saja hanya Abi yang menjaganya. Ternyata Umi Hanik juga sakit. "Iya, Non. Abah dan Umi sangat terpukul mendengar Non kritis, apalagi keguguran." "Apa mereka tahu kalau aku mau bunuh diri?" tanya Inara cemas. "Non tidak perlu khawatir, mereka tida

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN