Tiara berdiri di depan gedung perusahaan milik Darka, sembari menatap ponselnya berulang kali. Ia baru saja memesan ojek daring untuk mengantarkannya ke panti asuhan. Tiara tidak perlu cemas dengan biaya untuk pergi karena ia sudah mendapatkannya dari Darka yang memang membuat rekening khusus untuk memberikannya uang bulanan. Selain itu, Darka juga sudah memberikannya izin. Jadi, rasanya Tiara tidak perlu mencemaskan apa pun. Ia bisa pergi ke pani asuhan dan memakan bekal yang sudah ia buat untuk Darka. Mengngat hal itu, Tiara pun kembali menatap kotak makan yang berada di tangannya. Tentu saja, rasanya Tiara tidak bisa berbohong atas kesedihannya perihal reaksi yang diberikan oleh Darka padanya. Apakah Darka sama sekali tidak akan berubah? Ini sudah hampir satu bulan mereka melalui ru

