100 - kekesalan

2102 Kata

Minggu pagi seperti biasanya. Bedanya adalah ada pemandangan pagi dibawah sana,dimana Angra,Om Andatio dan Lexion sedang duduk santai menikmati pagi mereka. Ditemani beberapa kue juga jus. Aku cukup senang karena pagi ini mereka tidak meminum kopi pahit. “Permisi nona,” kubalikkan badanku menatap pelayan yang berdiri di samping ranjang. Ya,sudah empat hari aku menginap dirumah Lexion. Hanya ke kantor untuk bekerja setelahnya kembali lagi kerumah ini. Aku hanya belum siap sendiri setelah kemarin menghadapi Detan,walaupun kami tidak berbincang hanya saja,kesannya beda sekali. “Kenapa?” balasku pada pelayan. “Cemilan pagi anda,apakah anda akan turun kebawah atau dibawa kemari saja?” Ku tolehkan kepalaku kebawa lagi,ternyata Lexion sedang memandangku juga. “Aku akan kesana,kamu bawa saj

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN