Janjian

937 Kata

Sabtu pagi, sesuai janji Yovan sudah berada di depan rumah Kirana. Menemani gadis itu untuk menjalani pengobatan baru untuk orang tuanya. Meski agak grogi karena ini hari pertama jalan bareng. Berkat bantuan adiknya di rumah memilihkan pakaian yang nyaman membuat Yovan semakin percaya diri. Menghela nafas dalam, tak lupa menyisir rambut yang sudah mengkilap itu dengan jari. Yovan mulai mendekati pintu. Tok tok tok 1 menit menunggu pintu kayu bercat putih mulai terbuka dan terlihatlah di sana sosok mahkluk terindah keluar di antara pintu. Menunjukan senyum manisnya yang bikin jantung Yovan berdegup sangat kencang. Yovan tak henti untuk memandangi ciptaan Tuhan yang satu ini. Kalau di dunia komik mungkin mata Yovan akan meloncat keluar memperlihatkan urat-urat berwarna-merah. "Ba

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN